Kolektor Hery Kuncung Tetap Focus Membeli Timah Ilegal. SC diduga Bos Besar di Nangnung Sungailiat

SUNGAILIAT.SKT.COM – Hery (Kuncung) kolektor dan menampung timah ilegal sampai sekarang masih Focus membeli dan menjalankan bisnisnya meskipun sudah di terbitkan berita di media online namun tak ada penertiban dari pihak Aparat Penegak Hukum (APH).

Kolektor Hery Kuncung Tetap Focus Membeli Pasir Timah Ilegal. SC diduga Bos Besar di Nangnung Sungailiat .

Pembelian timah dari para penambang ilegal di sekitar Kelurahan Sinar baru Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka berjalan seperti biasa saat di temui awak media pembeli (kolektor) timah yang tak memilki izin tampung dari PT timah ini sangat antusias membeli Timah dari penambang yang diduga ilegal.

Bahkan sudah dijelaskan dalam pemberitaan di media online ini bahwa diluar IUP PT Timah jika asal usul Timah tak jelas dan tak ada izin tampung sementara dari PT. Timah tbk maka bisa di katakan Ilegal.

Kalau surat izin gudang tampung sementara itu ditanda tangani minimal Kabid wasprod perwilayah. Karena sudah ada pospam terdekat SOP-nya dari lokasi tambang dikirim dulu ke pospam ditimbang dan diolah dengan kondisi kering dan kadar minimal 70% Timah harus berada didalam WIUP PT. Timah

Pantauan Awak media Sabtu-Minggu (11.12/5/24) malam terlihat masih banyak masyarakat yang menjual timah di rumah Hery (kuncung) dari lokasi diduga ilegal.

“Menurut kabar masih kerja pembelian timah masih berjalan seperti biasa”. kata narsum yang tak mau di tulis namanya. Minggu (12/5/24).

Adapun pertanyaan awak media kepada kolektor Hery. Pak heri izin konfirmasi, dapat info masih aktif membeli,, tuk hal itu di duga bos besar nya sandi Copra yang domisili di Nangnung,, apa betul pak hery? Dan pembelian anda yang tak mengantongi izin tampung, apakah pak hery tak takut jika ada pemeriksaan dadakan dr APH pak?? Mhn tanggapan nya pak Hery. Senin (13/5/24).

Hasil konfirmasi awak media dengan Kapolres Bangka AKBP Tony Sarjaka. Izin Komandan terkait kolektor Hery (kuncung) di dalam pemberitaan kita Suratkabarterkini.com yang mana dalam pantauan awak Media tak mengantongi izin tampung sementara dari PT. Timah Tbk. dalam hal ini tindakan apa yang Polres Bangka lakukan ke depannya terhadap kolektor tersbut jika masih aktif ?? Dan menurut data di lapangan hery(kuncung) masih beraktivitas membeli. Mohon tanggapannya pak. Minggu (12/5/24).

Sampai berita ini di terbitkan kedua kalinya. Walaupun centang dua sudah di lihat Kapolres Bangka tetapi belum menampikkan pesan WhatApp awak media dan Kapolres memilih Bungkam, begitu juga dengan kolektor Hery (kuncung) sama sekali tak memberi jawaban bahkan nomor awak Media di Blokir.

Kedepan tim Media ini akan berupaya konfirmasi ke Jenjang yang lebih tinggi lagi agar masyarakat tahu bahwa salah satu faktor yang merugikan Negara ialah pembelian Timah yang tak mempunyai izin IUPK, IPR, SIPB atau izin lainnya. (Tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *