Karhutla di Bangka Barat Berstatus Siaga, Ini penjelasan Kepala BPBD Bangka Barat

SKT.com Bangka Barat ||| Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka Barat, Achmad Nursyandi telah menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Bangka Barat.

Ia mengungkapkan laporan terkait jumlah kejadian Karhutla terjadi sejak September 2023. Dengan total 180 kejadian Karhutla dengan luas 273 hektar terbakar.

“Terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Kemarin kami sudah rapat bersama dan Kabupaten Bangka Barat, masih berstatus siaga darurat terkait Karhutla,” ucap Nursyandi.

“Ditambah kekeringan juga terjadi, sebanyak 1.600 KK atau 4.000 jiwa terdampak. Kami sudah salurkan bantuan air setiap hari. Per hari 16 ribu liter, setiap hari salurkan dari pagi dan sore,” jelasnya.

Berita Lainnya..  Jumat Curhat Polres Bangka Barat, Dengar Keluh Kesah Masyarakat Nelayan

Berdasarakan kondisi saat ini Nursyandi menerangkan penetapan status Bangka Barat belum ditingkatkan menjadi tanggap dalurat.

“Untuk itu status siaga darurat, apakah naik ke tanggap darurat itu melalui rakor. Tentu ada konsekuensi melibatkan lintas sektor dari TNI/Polri dan sektor terkait dari Pemkab. Nanti mengelurkan belanja dana tidak terduga,” katanya. Rabu (11/10/23).

Lebih lanjut Dia katakan, selama banyaknya kasus kebakaran hutan dan lahan, personel BPBD Bangka Barat kewalahan memadamkan api setiap harinya.

“Kita punya keterbatas SDM, kami cukup kewalahan dan angka kejadin per hari ada tiga kasus kebakaran di titik berbeda. Tetapi kunci pertama kita menyelamat masyarakat, jangan sampai merembet ke rumah masyarakat dan membuat kabut asap itu kita cegah.

Berita Lainnya..  Kapolres Babar Siapkan Kampung Tertib Lalu Lintas Untuk Meningkatkan Kesadaran Berkendara di Masyarakat

“Saya lihat hujan kemarin sebatas menghilangkan debu-debu belum berdampak signifikan mengisi sumber air, sumur dan lainnya. Sebagian rumput masih cukup kering dan kami suplai air terus berjalan,” tutupnya.Nks/**

 

Editur : Skt

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *