BANGKA.SKT.COM – Pemerintah Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menggandeng perbankan di daerah itu untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi bagi balita stunting.

“Keterlibatan perbankan dan lembaga lain sangat dibutuhkan oleh pemerintah guna mempercepat penanganan stunting,” kata Pj Bupati Bangka M. Haris di Sungailiat, Sabtu (22/6/24).

Ia mengapresiasi salah satu bank daerah mitra Pemerintah Kabupaten Bangka yang telah menyalurkan kelengkapan nutrisi bagi balita stunting di lokasi fokus.

“Pemenuhan nutrisi yang berimbang bagi balita stunting sangat diperlukan supaya balita tersebut tumbuh sehat,” kata dia.

Sinergi dengan berbagai pihak dalam penanganan kasus stunting karena banyak hal yang harus diperbaiki, tidak hanya dari aspek pengelolaan kelembagaan, pengelolaan advokasi, pengelolaan pernikahan, pengelolaan kehamilan, pengelolaan pengasuhan, pengelolaan sanitasi, dan pengelolaan inovasi, namun juga aspek-aspek lain yang berpengaruh langsung terhadap stunting.

Direktur Bank Sumsel Babel Achmad Syamsudin mengatakan penyaluran makanan nutrisi bagi balita stunting merupakan bentuk dukungan kepada pemerintah dalam upaya menurunkan kasus stunting.

“Makanan dan nutrisi yang kami bagikan kepada balita stunting berupa susu, telur, dan kacang hijau untuk jangka waktu enam bulan,” katanya.

Penanganan stunting menjadi prioritas utama dalam program kesehatan nasional karena dampaknya yang signifikan terhadap perkembangan anak dan masa depan bangsa.

Berdasarkan data, kasus stunting di sejumlah lokasi fokus stunting di Kabupaten Bangka menunjukkan angka penurunan, terhitung dari tahun 2022 terdata 329 kasus, tahun 2023 turun menjadi 320 kasus, dan sekarang tinggal 255 kasus anak stunting.(Tim)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *